Tampilkan postingan dengan label Al Qur'an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al Qur'an. Tampilkan semua postingan

Cara, Doa dan Niat Shalat Gerhana Matahari

November 03, 2015 Add Comment

Cyducx - Shalat Gerhana Matahari didalam Ajaran Islam adlh Shalat Sunnah yg bisa dilakukan oleh setiap Muslim diseluruh dunia disaat terjadinya Gerhana Matahari. Pengertian Gerhana Matahari sendiri ialah ketika posisi bulan terletak antara Bumi dan Matahari sehingga Bulan tersebut menutupi seluruh or sebagian cahaya Matahari, oleh karena itu Fenomena tersebut didlm aajaran Islam disunnah untuk mengerjakan Shalat Sunnah.

Jumlah Rakaat Shalat Gerhana Matahari sendiri sebanyak dua Rakaat dan Waktu Shalat Gerhana Matahari dilakukan ketika sd terjadi Gerhana Matahari. Sedangkan untuk Hukum Shalat Gerhana Matahari sendiri ialah Sunnah Muakkad atau bisa diartikan sangat baik jika dikerjakan karena akan mendapatkan pahala yg begitu besar, seperti Sabda Nabi Muhammad Saw yg berbunyi seperti dibawah ini

”Matahari serta Bulan merupakan dua tanda – tanda dari kebesaran Alloh Swt. Alloh mempertakutkan hamba-hambanya dg keduanya. Gerhana Matahari bukan karena matinya seseorang atau lahirnya seseorang. Maka Apabila km melihat yg demikian (Gerhana Bulan atau Gerhana Matahari), maka hendaklah km shalat dan berdoa sehingga selesai Gerhana tersebut (HR. Bukhari dan Muslim)”.

Cara, Doa dan Niat Shalat Gerhana Matahari di Ajaran Islam

tata cara, doa dan niat shalat gerhana matahari terlengkap
Lalu Cara Mengerjakan Shalat Gerhana Matahari dilakukan dg Jumlah 2 Raka’at dan Cara Shalat Gerhana Matahari dikerjakan seperti mengerjakan Shalat Wajib dan Shalat Sunnah lainnya serta bisa dilakukan secara Berjamaah maupun sendiri – sendiri sehingga Shalat Gerhana Matahari sangat mudah sekali untuk dikerjakan.

Niat Shalat Gerhana Matahari Terlengkap
Untuk Niat Shalat Gerhana Matahari sendiri sudah kami buatkan dibawah secara lengkap dan juga jelas sehingga Niat Shalat Gerhana Matahari ini bisa dijadikan ilmu bermanfaat oleh anda.
Bacaan Niat Shalat Gerhana Matahari di Ajaran Islam

Doa Setelah Shalat Gerhana Matahari di Islam

bacaan doa setelah shalat gerhana matahari di ajaran islam

Setelah anda membaca Niat Shalat Gerhana Matahari maka tinggal anda membaca Surat Al Fatihah, Surat Al Falaq di Raka’at pertama lalu Ruku, Itidal, Sujud dan kembali ke Raka’at kedua sampainya dua salam. Pada intinya Cara Mengerjakan Shalat Gerhana Matahari ini sama persis dg Tata Cara Mengerjakan Shalat Wajib yg diawali dg Niat Shalat dan diakhiri dg dua salam. Lalu setelah selesai mengerjakan Shalat Gerhana Matahari, anda bisa dilanjutkan dg membaca Doa Setelah Shalat Gerhana Matahari dan Doa Shalat Gerhana Matahari yg sudah kami buatkan seperti diatas.

Seperti itulah penjelasan yg bisa kami tulis tentang Niat Shalat Gerhana Matahari dan Cara Shalat Gerhana Matahari kepada anda. Semoga saja tulisan ini mampu berikan Ilmu dan Informasi yg bermanfaaat dan berguna bagi kalian semua para Muslim yg beriman diseluruh dunia.

Source : http://doamustajab.com

12 Dalil Haram Umat Islam Memilih Pemimpin Kafir

Oktober 01, 2013 Add Comment

Jika umat islam memilih orang kafir (non muslim) sebagai pemimpin itu berarti menentang keputusan Allah SWT dan Rasulullah SAW. Dan dibawah ini Dalil - Dalil Al Qur'an dan artinya tentang larangan dalam menjadikan orang kafir sebagai seorang pemimpin :

1. Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin

QS. 3. Aali 'Imraan : 28.
.
لا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ

"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)."


2. Al-Qur'an melarang saling tolong dengan kafir yang akan merugikan umat Islam

QS. 28. Al-Qashash : 86.
"Dan kamu tidak pernah mengharap agar Al-Quran diturunkan kepadamu, tetapi ia (diturunkan) karena suatu rahmat yang besar dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu menjadi PENOLONG bagi orang-orang kafir."

QS. 60. Al-Mumtahanah : 13.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan PENOLONGMU kaum yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa."


3. Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin walau Kerabat sendiri :

QS. 9. At-Taubah : 23.
"Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan BAPAK-BAPAK dan SAUDARA-SAUDARAMU menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan, dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim."

QS. 58. Al-Mujaadilah : 22.
"Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekali pun orang-orang itu BAPAK-BAPAK, atau ANAK-ANAK atau SAUDARA-SAUDARA atau pun KELUARGA mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada- Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung."


4. Al-Qur'an mengajarkan doa agar muslim tidak menjadi sasaran fitnah orang kafir

QS. 60. Al-Mumtahanah : 5.
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (SASARAN) FITNAH bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."


5. Al-Qur'an melarang mentaati orang kafir untuk menguasai muslim

QS. 3. Aali 'Imraan : 149-150.
"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu MENTAATI orang-orang yang KAFIR itu, niscaya mereka mengembalikan kamu ke belakang (kepada kekafiran), lalu jadilah kamu orang-orang yang rugi. Tetapi (ikutilah Allah), Allah lah Pelindungmu, dan Dialah sebaik-baik Penolong."

QS. 4. An-Nisaa' : 144.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَتُرِيدُونَ أَنْ تَجْعَلُوا لِلَّهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَانًا مُبِينًا

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?"

QS. 5. Al-Maa-idah : 57.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman."


6. Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai teman setia

QS. 3. Aali 'Imraan : 118.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi TEMAN KEPERCAYAANMU orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya."

QS. 9. At-Taubah : 16.
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi TEMAN SETIA selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman ? Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."


7. Al-Qur'an melarang beri peluang kepada orang kafir sehingga menguasai muslim

QS. 4. An-Nisaa' : 141.
"...... dan Allah sekali-kali tidak akan MEMBERI JALAN kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman."


8. Al-Qur'an memvonis sesat kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin

QS. 60. Al-Mumtahanah : 1.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah TERSESAT dari jalan yang lurus."


9. Al-Qur'an memvonis munafiq kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin

QS. 4. An-Nisaa' : 138-139.
"Kabarkanlah kepada orang-orang MUNAFIQ bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu ? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah."


10. Al-Qur'an memvonis fasiq kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin

QS. 5. Al-Maa-idah : 80-81.
"Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang FASIQ."


11. Al-Qur'an mengancam azab bagi yang jadikan kafir sbg Pemimpin / Teman Setia

QS. 58. Al-Mujaadilah : 14-15.
"Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman ? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui. Allah telah menyediakan bagi mereka AZAB yang sangat keras, sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan."


12. Al-Qur'an memvonis ZALIM kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin

QS. 5. Al-Maa-idah : 51.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang ZALIM."



itulah, dalil dalil dalam al qur'an yang melarang orang muslim memilih pemimping orang non muslim. Masih tetep mau memilih orang non muslim untuk menjadikan pemimpin? Kenapa di al qur'an hanya disebutkan "pemimpin" saja? karena apapun itu, bila pemimpinnya sampah, hanya akan melahirkan sampah juga. Jangan biarkan ego menguasaimu, jika udah tau ya diterima aja.

DAN JIKA KAMU TIDAK MEMATUHI DAN PERCAYA PADA DALIL - DALIL ALLAH, MAKA ITU BUKAN UNTUKMU.

Azab menunggu kalian bagi orang orang yang melenceng dari ajaran allah SWT.

Source : voaislam